Template by:
Free Blog Templates

Rabu, 07 September 2011

Robot SAR Pencari Korban Gempa

 
Gambar Ilustrasi. (Foto: Google)
Gambar Ilustrasi. (Foto: Google)


JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang paling banyak melanda Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Banyak bangunan yang roboh dan menimpa korban yang diperkirakan masih hidup dan menunggu pertolongan.

Namun, kadang kala tim Search and Rescue (SAR) tidak dapat mencapai titik tertentu dan menggunakan robot SAR untuk mencari korban sambil menurunkan risiko jatuhnya korban lain dari tim penyelamat.

Yang jadi masalah, mobilitas robot SAR terbatas. Meski robot sudah dipasangi kamera agar operatornya dapat memantau kondisi sekeliling robot itu dari jarak jauh, tetap saja kadang kaki-kaki robot tersebut tersangkut hingga menghentikan pergerakan yang menghambat proses pencarian korban.

Robot Bionik Penderita Cacat

Selasa, 06 September 2011

10 Teknologi Masa Depan



Di suatu hari nanti, manusia mungkin bisa hidup ratusan tahun tanpa mengenal penyakit, memiliki kecerdasan yang genius, dan pergi bertamasya ke luar angkasa.

Ini adalah beberapa teknologi revolusioner yang diperkirakan akan merubah seluruh dunia :

1. Mesin-mesin Cerdas Seukuran Atom, Nanoteknologi



Nanoteknologi adalah segala teknologi masa depan yang memungkinan manusia memanipulasi partikel-partikel super kecil yang besarnya nyaris seukuran atom! Nanometer sendiri adalah ukuran 1/semilyar meter, atau nyaris ketebalan rambut dibelah 50.000. Itulah kedahsyatan teknologi nano.

Tujuannya adalah menciptakan material-material baru masa depan, bahkan mesin-mesin dan robot-robot seukuran partikel. Material-material itu akan bisa lebih kuat dari intan, super ringan, tahan panas dan dingin dengan skala yang ekstrim, mampu menghantarkan listrik lebih baik, lebih tahan lama, ramah lingkungan dan seterusnya.

Kemungkinan aplikasinya benar-benar dahsyat dan akan merubah seluruh dunia. Bayangkan bila kita bisa menciptakan berbagai material baru yang lebih keras dari intan, dan jauh lebih ringan dari baja. (Carbon nanotubes, sp2 bond). Kita bisa menciptakan kerangka super kuat untuk mobil, pesawat terbang, atau bangunan dan jembatan. Dengan bobotnya yang lebih ringan, semua mobil dan pesawat juga akan lebih hemat energi.

Kita bisa menciptakan baju anti kusut dan tahan noda. Kita juga bisa menciptakan robot berukuran bakteria, nanobots, dan memasukanya ke dalam tubuh manusia. Fungsinya bisa dari menyembuhkan penyakit, menghancurkan sel-sel kanker, bahkan memperkuat tubuh manusia (Feynman, ”Swallowing the Doctor”). Nanobots ataupun nanoparticles bahkan nantinya diperkirakan juga akan bisa kembali menutup lubang ozon.

Dengan komponen seukuran nano, kita bisa membuat supercomputer sebesar kotak korek api, dan media penyimpanan data yang menyimpan jutaan gigabyte informasi tentang umat manusia dan seluruh alam semesta, sebesar seujung kuku.

Bagaimana teknologi ini bisa dilakukan? Karena mikroskop super-canggih yang dapat melihat atom sudah ada sejak 1981, Scanning Tunneling Microscope (STM), dan Atomic Force Microscope (AFM, 1986).

Lebaran Yang Indah







Lebaran 1432H Tahun ini sangat indah, dari merayakan, mudik, silaturahmi semua terasa sangat indah, kita semua bisa ketemu dengan sanak saudara yang dulunya di pishkan dengan jarak yang jauh. Dimana yang biasanya kita hanya ber sms, berbicara lewat telepon, chatting atau hanya ketemu dengan web cam. Namun di hari kemenangan seperti sekarang ini bisa bertemu langsung, bahkan bisa makan bareng.

Hari Raya Idul Fitri memang memberikan berkah bagi semua orang di seluruh dunia. Semua umat muslim seluruh dunia merayakannya dengan hati yang riang dan dengan wajah gembira, begitu pula dengan para blogger, para blogger pun ikut merayakannya dengan menulis berbagai macam artikel tentang Lebaran, menambah raminya Lebaran Indul Fitri di sisi Dunia Maya.
Kami sekeluarga juga merasakan hal tersebut, kali sangat gembira menyambut Hari Raya Lebaran Tahun ini dengan hati yang riang dan dengan wajah yang gembira pula. Hanif Maulida Zuhri sekeluarga menghaturkan minta maaf kepada seluruh pembaca dan rekan-rekan pasamu.com apa bila kami ada salah dan mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 
saling memaafkan di hari yang Fitri..
mari bersama-sama untuk menjadi yang lebih baik lagi..?
saya tunggu komentar untuk menjadikan yang lebih baik lagi dari semuanya..

Jika 1 Syawal Berbeda

Salah satu hal yg sering menjadi ‘permasalahan’ yg dialami kaum muslim di Indonesia adalah perbedaan penentuan Lebaran (1 Syawal). Sebenarnya tidak hanya penetapan 1 Syawal yg bermasalah, namun juga penetapan 1 Ramadhan. Alhamdulillah, untuk tahun ini, kaum ulama (dari berbagai organisasi) sepakat bahwa 1 Ramadhan dimulai per 24 September 2006 lalu.
Namun, kini terjadi ‘perselisihan’ dalam penetapan 1 Syawal. Siapa yg mesti kita ikuti? Mari kita kupas permasalahan ini :)
Sebagaimana kita ketahui, penentuan awal puasa dan/atau awal lebaran bisa dilakukan dengan metode perhitungan (hisab) dan/ataupun melihat bulan (hilal). Aku tidak akan membahas 2 metode ini di artikel kali ini, mungkin akan aku buat di artikel terpisah (artikel baru).
Di artikel ini, aku hanya ingin menyampaikan hasil diskusi dengan seseorang yg aku anggap guru (karena mempunyai pengetahuan agama yg lebih baik dariku). Beliau menyatakan JIKA ADA 2 LEBARAN, MAKA PILIHLAH YG SESUAI DENGAN KEYAKINAN KITA.
Penjelasan dari pernyataan beliau adalah:
- Jika kita mengikuti NU + Muhammadiyah, yakni memilih berlebaran tgl 23 Oktober 2006, maka hari Minggu, 22 Oktober 2006 merupakan hari terakhir berpuasa. Dengan demikian puasanya 29 hari.
- Sedangkan jika kita mengikuti pemerintah, maka kita berlebaran tgl 24 Oktober 2006, dan TETAP BERPUASA PADA HARI SENIN (23 OKTOBER 2006). Dengan demikian, puasanya akan genap 30 hari.
Beberapa pertanyaan yg sempat aku utarakan, terkait dengan lebaran beda hari ini, beliau juga jawab:
Q: Apakah boleh kita lebaran hari Senin, tapi sholat ‘Ied hari Selasa?
A: Tidak boleh…sholat ‘Ied Fitri hanya dilakukan SATU KALI, DAN PADA TGL 1 SYAWAL MENURUT KEYAKINAN/PILIHAN KITA.
Q: Apakah kita berdosa berpuasa pada hari Senin, karena ada yg merayakan Lebaran pada hari Senin?
A: Insya ALLOH tidak berdosa, karena kita mempunyai pilihan berlebaran hari Selasa, maka kita ‘wajib’ menggenapkan puasa menjadi 30 hari, sebagaimana sabda Rasululloh SAW,”Dari Ibnu Umar ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bila kalian lihat hilal, maka berpuasalah. Dan bila kamu melihat hilal maka berLebaranlah. Tapi kalau tidak nampak oleh kalian, maka kadarkanlah (hitunglah).” (HR Muttafaq ‘alaihi)
Q: Apakah orang yg lebarannya tidak sama dengan kita bersalah?
A: Insya ALLOH tidak bersalah, karena kita mesti merujuk pada ulama/ahli agama. Maksudnya, kita termasuk orang awam yg tidak memenuhi kriteria orang yg BERWENANG untuk menghitung (hisab) ataupun melihat bulan (hilal). Kita cukup percayakan pada ahlinya. Insya ALLOH, sepanjang mereka mempunyai dasar, alasan, dalil serta bukti yg kuat, maka pendapat mereka benar.
Q: Mana yg benar dalam menetapkan lebaran, apakah Muhammadiyah+NU atau Pemerintah?
A: Seperti jawaban saya sebelumnya, keduanya insya ALLOH benar, sepanjang punya dalil yg bisa dipertanggungjawabkan.
-info ttg telepon dihapus- ;-)
KESIMPULAN: PILIH LEBARAN SESUAI DENGAN KEYAKINAN ANDA…BAIK MUHAMMADIYAH+NU ATAUPUN PEMERINTAH SAMA BENARNYA…