Template by:
Free Blog Templates

Tampilkan postingan dengan label Lebaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lebaran. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2011

Lebaran Di Amerika

Tinggal di Amerika, bukan berarti tidak dapat merayakan hari raya Idul Fitri seperti di Indonesia. Bagi warga Indonesia di Washington DC dan sekitarnya yang merindukan penganan dan masakan khas Tanah Air, dapat membelinya dari sesama warga yang berbisnis kue dan makanan Lebaran.

Linda Campbell, warga Indonesia yang menetap di Rockville, Maryland -- tak jauh dari Washington DC -- sehari-hari berkecimpung di bisnis katering dengan menu masakan Indonesia, khususnya Jawa Timur.
Akan tetapi, untuk musim Lebaran, menu yang dibuatnya lebih komplet daripada hari-hari biasa, misalnya kue Lebaran seperti kastangel, nastar, hingga kue nangka dengan bahan nangka asli yang diblender kasar-kasar. Satu toples kue kering dijual Linda seharga 15 dolar atau sekitar Rp 130 ribu.
Selain kastangel dan nastar, Linda juga berkreasi membuat kue kering dengan berbagai rasa, seperti nangka, duren, kelapa, sagu, dan tape. Menjelang hari raya Idul Fitri, Linda mengungkapkan pembeli kue-kue kering buatannya berasal dari sesama warga Indonesia yang ingin merayakan Lebaran seperti di Tanah Air.

Rabu, 21 September 2011

Maaf Maafan di Indonesia

Puasa, lebaran dan bermaaf-maafan di Indonesia, tidak lagi jadi sekedar ibadah. Tetapi kesemuanya itu telah menjadi sebuah tradisi, yang ada perayaannya tersendiri di negeri ini. Masyarakat Indonesia bersuka cita menyambutnya. Tetapi adalah sebuah kesalahan, apabila kesemuanya itu dijalani hanya dengan dasar ikut-ikutan tanpa paham akan esensi ibadah itu yang sebenarnya. Ketika malam awal puasa akan dijumpai bahwa tarawih hari pertama akan begitu ramai, masji-masjid dipenuhi dengan para jamaah. Tak sedikit dari kerumunan jamaah itu hanya ikut-ikutan dalam euforia awal Ramadhan. Ibadah yang dijalani tanpa ilmu dan tanpa makna, sia-sia lah saja.

Maen Mercon daaaahhhh

Gak berasa lebaran klu gak da takbiran..
Bener gak??

Dan lebaran di rumahku gak bakalan rame kalau gak da mereka
Yup.. Kelompok penggebung drum  haha.. kelompok pengucap takbir deng :)
Mereka muterin kampung dengan semangat 45 .. ^.^

Bersyukur banget bisa nyenengin mreka di tengah perjuangannya hehe :)
Berbekal si Jiwi.. Mreka pun semangat untuk dipotret >.<

yah .. walaupun kameranya ndak support.. 
tapi bikin mreka seneng aja deh.. :)  pa lagi pada pengen foto nya masuk internet (aje gile hehe)